PUI-TVET RC dan Gender Focal Point AKSI ADB UPI kembali melaksanakan Workshop Pembelajaran Vokasi Responsif Gender untuk Guru-Guru SMK di Jawa Barat

Bandung (16/12). TVET RC berkolaborasi dengan tim peneliti gender kembali mengadakan workshop pembelajaran vokasi responsif gender. Jika sebelumnya kegiatan diperuntukkan untuk kalangan dosen bidang vokasi, workshop lanjutan kali ini mengundang sejumlah guru-guru SMK, khususnya guru mata pelajaran produktif dan pengembang kurikulum. Acara berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 14-15 Desember 2021 di Hotel Sensa, Bandung. Workshop diikui oleh berbagai sekolah sebagai bentuk kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Adapun sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain SMKN 1 Bandung, SMKN 2 Bandung, SMKN 3 Bandung, SMKN 5 Bandung, SMKN 6 Bandung, SMKN 9 Bandung, SMKN 10 Bandung, SMKN 11 Bandung, SMKN 14 Bandung, SMKN 1 Cimahi, SMKN 3 Cimahi, SMKN 7 Baleendah, SMKN 1 Soreang, SMKN Pertanian  Pembangunan dan SMKN 4 Padalarang.

Kegiatan workshop tersebut diisi oleh Ketua Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dr. Asep Suhanggan, M.Pd. yang menyampaikan mengenai arah dan kebijakan peningkatan kompetensi guru SMK di Jawa Barat. Dr. Erhamwilda, Ketua Forum Kajian Kesetaraan Gender dan Anak (FKKGA) Provinsi Jawa Barat juga mengisi materi mengenaikarakteristik siswa SMK dari perspektif relasi gender. Selain itu, terdapat pematerian mengenai konsep gender yang disampaikan oleh Dr. Lilis Widaningsih selaku Ketua Gender Focal Point AKSI-ADB dan Sekretaris PUI TVET RC juga materi mengenai isu gender di pendidikan vokasi dan STEM yang disampaikan oleh Tutin Aryanti, Ph.D. selaku komisi ahli TVET RC di bidang gender. Terdapat pula sesi simulasi pembelajaran yang disampaikan secara paralel dan interaktif dan dipandu oleh para pemateri.

“Kegiatan workshop bagi para guru SMK ini merupakan salah satu program PUI TVET RC yang memiliki fokus unggulan pada peningkatan kompetensi guru teknik dan vokasi melalui workshop, pelatihan, penguatan kapasitas guru dengan implementasi hasil-hasil penelitian yang menjadi roadmap penelitian PUI TVET RC.” jelas Dr. Lilis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *