TVET-RC UPI Perkuat Arah Strategis 2026-2030: Inovasi, Hilirisasi, dan Kolaborasi Global

TVET Research Center (TVET-RC) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Rapat Pra Raker dan Penguatan Kelembagaan pada Rabu, 21 Januari 2026, di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Center of Excellence (COE) UPI. Rapat yang dipimpin oleh Dr. Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T. ini membahas langkah strategis pengembangan TVET-RC untuk periode 2026–2030, dengan fokus pada optimalisasi riset, penguatan hilirisasi, dan perluasan kerja sama nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI memberikan arahan pentingnya membangun good kick start untuk pelaksanaan program TVET-RC di tahun 2026. Beliau menegaskan komitmen kebijakan UPI terhadap inovasi dan hilirisasi hasil riset, serta mendorong agar TVET-RC berkembang menjadi lembaga yang self-sustain untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang.

“TVET-RC harus menjadi lembaga yang mampu berdiri secara mandiri, berkontribusi nyata pada inovasi pendidikan vokasi, dan menjadi mitra terpercaya bagi industri dan lembaga global.” — Arahan Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si. (Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI).

Dekan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri (FPTI) UPI turut menyampaikan masukan terkait penguatan peran TVET-RC di tingkat universitas dan nasional. Diskusi menyoroti urgensi sinergi lintas fakultas dalam pengembangan program TVET, serta penguatan peran UNEVOC Center sebagai chapter UNESCO di bidang pendidikan dan pelatihan teknik dan vokasi.

Salah satu topik kunci yang dibahas adalah optimalisasi program GENTERA sebagai bagian dari hilirisasi riset TVET-RC. Selain itu, rapat juga menyepakati penjajakan kolaborasi dengan berbagai mitra bergengsi, di antaranya TU Dresden untuk pengembangan engineering pedagogy dan program pelatihan internasional, serta IEEE Education Society untuk kegiatan edukasi dan riset berskala luas. Peluang kerja sama dengan SESRIC juga diidentifikasi untuk mendukung kajian TVET yang lebih mendalam.

Agenda evaluasi dan perencanaan aksi ADPB turut menjadi bagian penting rapat, meliputi evaluasi tahunan dampak program, penyusunan laporan kinerja, serta pembahasan riset lanjutan termasuk kajian berbasis deep learning. Inisiatif penguatan karier dan keterampilan berbasis industri (B2B), program pembinaan sekolah, serta penguatan branding TVET-RC UPI juga menjadi agenda yang disepakati.

Rapat menyimpulkan empat poin strategis utama: penguatan sinergi internal dan eksternal untuk hilirisasi riset; penguatan branding dan positioning TVET-RC; intensifikasi kolaborasi nasional dan internasional; serta arah kebijakan 2026–2030 yang menitikberatkan pada inovasi, hilirisasi, dan kemandirian lembaga. Sebagai tindak lanjut, TVET-RC UPI akan menyusun laporan evaluasi tahunan, menyiapkan roadmap 2026–2030, dan memperluas penjajakan kemitraan strategis dengan industri, startup, serta lembaga global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *