PUI-TVET RC laksanakan FGD Roadmap PUI TVET RC lanjutan

Bandung (2/12) Sejak Tahun 2021 TVET RC telah direkognisi menjadi salah satu Pusat Unggulan IPTEKS (PUI Perguruan Tinggi, Direktorat Kelembagaan Kemendikbud Ristek) sehingga penamaan secara resmi menjadi PUI-PT TVET RC Universitas Pendidikan Indonesia. Program PUI-PT merupakan bantuan penguatan kelembagaan dari kemendikbud Ristek yang diberikan kepada suatu organisasi, baik independen maupun konsorsium yang melaksanakan riset bertaraf nasional dan/atau internasional secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang tinggi serta relevan dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Dari latar belakang tersebut pada hari Kamis, 2 Desember 2021, Tim Taskforce PUI TVET RC mengundang para Member dan Komisi Ahli menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discusion (FGD) membahas tentang roadmap lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 24 November 2021, FGD kali ini diselenggarakan secara Blended dimana kegiatan luring diadakan di hotel Sensa, Kota Bandung dengan mengundang narasumber Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS selaku Ketua Tim Penguatan Pusat Unggulan Iptek (PUIPT) Ditjen Dikti, dan dibuka secara langsung oleh Direktur Inovasi dan Pusat Unggulan UPI Dr. Yadi Ruyadi., M.Si.

Sama seperti kegiatan FGD sebelumnya Kegiatan FGD Ini memiliki Tujuan yaitu Menggali data dan informasi dari narasumber utama dan kompeten terkait isu dan urgensi riset di pusat unggulan, Penguatan kelembagaan yang menjadi unggulan PUI-PT TVET RC, Memfokuskan arah riset yang menjadi kekuatan PUI-PT  TVET RC, Menyusun roadmap kelembagaan PUI-PT TVET RC. Dalam pemaparannya Prof. Wawan sebagai Ketua Tim Penguatan Pusat Unggulan Iptek (PUIPT) Ditjen Dikti,memaparkan tentang latar belakang dibentuknya Pusat Unggulan di Perguruan tinggi yang sesuai dengan cita cita bangsa Indonesia dimana Goal dari pembentukan PUI PT adalah terciptanya produk berbasis penelitian , beliau juga menjelaskan kriteria Lembaga PUI-PT dimana terdapat PUI yang berorientasi Produk (PUI-PTOP) dan PUI yang berbasis Science (PUI-PTOS) dimana PUI-TVET RC adalah PUI Berbasis Science (PUI-PTOS), selain itu dijelaskan pula sifat/karakteristik penelitian PUI-PT serta kedudukan kelembagaan PUI PT, dan yang terakhir beliau memaparkan tentang hubungan PUI PT,Science Technology Campus (STC) dan Komersialisasi dimana diharapkan PUI PT dapat beriringan dengan STC untuk menciptakan invensi (Hasil Penelitian) yang dapat terhilirisasi sehingga tercipta inovasi dimana fakta saat ini masih banyak produk inovensi yang belum terhilirisasi dikarnakan universitas memiliki memiliki keterbatasan dalam melakukan komersialisasi dan hilirisasi seperti keterbatasan fasilitas dan infrastruktur untuk produksi, serta keterbatasan ekosistem universitas terkait value chain produksi dan komersialisasi sehingga perlu dilakukan pembinaan secara langsung PUIPT sebagai bagian dari proses hilirisasi hasil hasil invensi.

Pada akhir FGD Iwan Kustiawan.,Ph.D selaku Moderator dan Ketua PUI TVET RC berharap produk yang dihasilkan oleh PUI TVET RC dapat terhilirisasi dengan baik agar hasil penelitian yang dihasilkan oleh para member peneliti dapat menjadi inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *