PENGEMBANGAN MODUL MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK MENGGUNAKAN PROGRAM AUTOCAD SISWA SMK KELAS X DPIB DI JAKARTA

Saddam Khaliq Wijaya, Erna Krisnanto, Riskha Mardiana

Pendidikan merupakan sebuah proses yang membantu perkembangan manusia (Suriansyah, 2011). Hal ini juga tertuang di dalam Undang-undang Republik  Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pendidikan adalah proses pembelajaran untuk pengembangan diri (Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun  2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, 2003).

Sumber belajar dalam perkembangan teknologi dan tuntutan era industri 4.0 berpengaruh terhadap kinerja siswa dalam memperoleh kemampuan dasar (Erdi & Padwa, 2022). Proses belajar kurang didukung oleh media pembelajaran dan sumber pembelajaran yang kurang memadai dan dalam kenyataannya proses pembelajaran mata pelajaran Gambar Teknik pada kelas X program keahlian DPIB di SMKN 35 Jakarta, mayoritas siswa sangat bergantung dengan peran aktif guru dan hanya sebagian kecil saja dari siswa yang mampu belajar secara mendiri menggunakan sumber belajar di luar sekolah.

Kurangnya minat siswa dalam mempelajari cara menggambar Teknik menggunakan program AutoCAD pun menjadi salah satu faktor utama permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran. Selain itu, siswa pun masih kesulitan dalam mengoperasikan AutoCAD yang diakibatkan dari kurangnya minat siswa serta kurangnya sumber belajar untuk digunakan siswa guna belajar secara mandiri. Sumber belajar berupa bahan ajar cetak akan sangat dibutuhkan pada mata pelajaran Gambar Teknik pada siswa kelas X Program Keahlian DPIB di SMKN 35 Jakarta. Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang agar para siswa, membuat belajar secara  mandiri dan dilengkapi dengan petunjuk- petunjuk yang dapat diikuti oleh siswa dan  meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Gambar Teknik.

Modul ini berfokus pada peningkatan kemampuan menggambar Teknik siswa menggunakan perangkat lunak di dalam kelas, meningkatkan minat dan aktivitas siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan tuntutan industri siswa, meningkatkan aktivitas belajar, dan mengurangi ketergantungan guru. Program AutoCAD sangat penting bagi siswa untuk mengarungi dunia kerja dan industri khususnya bagi para siswa DPIB yang bergulit dalam bidang teknik. Peneliti melakukan penelitian  pengembangan terhadap modul ini untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa dan meningkatkan keterampilan menggambar teknik mereka.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran mata Pelajaran gambar Teknik menggunakan AutoCAD serta mengetahui bagaimana respon siswa terhadap modul yang dikembangkan oleh peneliti.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode Research & Development (R&D). Menurut Gall dan Borg Proses Research & Development (R&D) adalah teknik pengembangan dan validasi produk pendidikan yang dilakukan melalui proses penelitian dan pengembangan pendidikan (Gall & Borg, 1983). Penelitian pengembangan tidak digunakan untuk menguji teori, tetapi untuk mengevaluasi, memvalidasi, atau meningkatkan item yang digunakan dalam pendidikan.

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model penelitian pengembangan pembelajaran R&D 4D Models yang dipopulerkan oleh Thiagarajan dalam penelitian ini. Pembuatan contoh 4D, menurut Thiagarajan merupakan model pendekatan sistem dimana buku panduan ini disusun dan didasarkan pada contoh-contoh yang telah ada sebelumnya dan sesuai dengan pengalaman lapangan yang sebenarnya dalam merancang, mengembangkan, mengevaluasi, dan menyebarluaskan materi pembinaan guru dalam pendidikan khusus (Thiagarajan et al., 1974).

Referensi

Arikunto, S. (2009). Manajemen Penelitian (X). Rineka Cipta.

Erdi, P. N., & Padwa, T. R. (2022). Penggunaan E-Modul Dengan Sistem Project Based Learning. Jurnal Vokasi Informatika (JAVIT), 1(1), 23–27. https://doi.org/10.24036/javit.v2i1

Gall, Maredith. D., & Borg, Walter. R. (1983). Educational Research: An Introduction, Fifth Edition. (5th ed.). Longman.

Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pub. L. No. LN.2003/NO.78, TLN NO.4301, LL SETNEG: 37 HLM, Peraturan Perundang-undangan (2003).

Kusumah, W., & Dwitagama, D. (2012). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas (2nd ed.). Indeks. Nazir, M. (2009). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Satori, D., & Komariah, A. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif (VI). Alfabeta.

Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif (6th ed.). Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Suriansyah, D. A. (2011). Landasan Pendidikan (J. Dalle & Z. Jamalie, Eds.; 1st ed.). Comdes.

Thiagarajan, S., Semmel, Dorothy. S., & Semmel, Melvyn. I. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A Sourcebook. Indiana Univ., Bloomington. Center for Innovation in Teaching the Handicapped.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *