Ario Anggriawan, Erna Krisnanto, Fauzi Rahmanullah
Perkembangan teknologi saat ini, terutama pada bidang industri konstruksi menghasilkan sistem baru, yang dinamakan sebagai Building Information Modelling (BIM). BIM merupakan suatu inovasi dalam bidang konstruksi bangunan yang menggabungkan virtual model dengan data teknis serta menyimulasikannya kepada model tiga dimensi. Pada Februari 2022, Mendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka. Semenjak itu, Kurikulum Merdeka telah diterapkan pada beberapa SMK di Indonesia. Dalam kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), kurikulum merdeka telah membuat BIM menjadi sistem perangkat lunak yang digunakan dalam memenuhi kegiatan pembelajaran.
Pada tingkat perguruan tinggi, Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI telah melakukan adaptasi dengan sistem BIM tersebut, ditandai dengan adanya mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan (PIB). PIB merupakan mata kuliah yang disediakan untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur dengan tujuan untuk mengenalkan sistem BIM kepada mahasiswa, mengingat mahasiswa memiliki urgensi yang tinggi untuk dibekali ilmu dan penguasaan terkait BIM, untuk nantinya menjadi bekal saat mahasiswa tersebut sudah menjadi seorang tenaga pendidik.
Pada penelitian ini, Kesiapan mengajar BIM pada mahasiswa diteliti berdasarkan aspek-aspek seperti penguasaan ilmu pengetahuan, minat, bakat, kreativitas, intelegensi, dan motivasi setelah mahasiswa tersebut lulus dari mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan (PIB). Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan terhadap kesiapan mengajar BIM pada mahasiswa Pendidikan Teknik Arsitektur.
Metode
Sebagai metode penelitian, penulis melakukan beberapa kajian literatur dengan tujuan menambah pemahaman terkait hal-hal yang akan diteliti. Dalam teknik pengumpulan data untuk mengetahui penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan, penulis melakukan dokumentasi nilai akhir dalam mata kuliah tersebut. Tingkat penguasaan dalam mata kuliah ini didasarkan pada panduan penilaian UPI yang telah penulis olah lebih lanjut sehingga memunculkan tiga klasifikasi dalam penguasaan tersebut, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Penulis juga melakukan teknik pengumpulan data kuesioner berupa angket untuk mengetahui kesiapan mengajar BIM pada mahasiswa Pendidikan Teknik Arsitektur.
Temuan
Berdasarkan hasil penelitian hingga pengolahan data hasil dari penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan, frekuensi mahasiswa terbanyak berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 86% mahasiswa sedangkan frekuensi dengan kategori sedang mempunyai persentase sebesar 14% mahasiswa, serta tidak terdapat mahasiswa yang memiliki penguasaan rendah. Penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan tersebut meliputi ilmu dan penguasaan tentang BIM dengan rincian seperti pengenalan terhadap Building Information Modelling, memahami konfigurasi program BIM, interaksi dalam ArchiCAD (salah satu perangkat lunak BIM), elemen konstruksi bangunan virtual, dedicated object pada BIM, pemodelan kuda-kuda dan rangka atap, solid element operation, model views, dan parameter elemen serta schedule.
Pada kesiapan mengajar BIM, berdasarkan hasil penelitian hingga pengolahan data, frekuensi mahasiswa terbanyak berada pada kategori tinggi dengan jumlah 37 mahasiswa serta persentase sebesar 63%, tidak terdapat perbedaan yang drastis dibandingkan mahasiswa yang termasuk pada kategori sedang yaitu sejumlah 22 mahasiswa dengan persentase 37% dalam kategori sedang, dan tidak terdapat mahasiswa dalam kategori rendah.
Penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan memiliki hubungan yang positif terhadap kesiapan mengajar BIM pada mahasiswa Pendidikan Teknik Arsitektur, dimana menurut hasil pengujian regresi didapatkan nilai korelasi sebesar 0,593, hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar variabel yang bernilai positif karena nilainya berada diantara 0 dan +1. Selain itu, penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan mengajar BIM karena berdasarkan hitungan yang telah dilakukan pada uji regresi, didapatkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,352 yang berarti pengaruh penguasaan mata kuliah Pemodelan dan Informasi Bangunan terhadap kesiapan mengajar ini sebesar 35,2%.
Referensi
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi (2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Pantiga, J., & Soekiman, A. (2021). Kajian Implementasi Building Information Modelling (BIM) di Dunia Konstruksi Indonesia.
PUPR. (2018). Prinsip Dasar Sistem Teknologi BIM dan Implementasinya di Indonesia.
Universitas Pendidikan Indonesia. (2022). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan.
